
Mandailing Natal, 6 April 2026 – Inovasi dalam dunia pendidikan terus berkembang seiring dengan pesatnya digitalisasi. Menjawab tantangan tersebut, dosen dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal bersama dua perguruan tinggi lainnya sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis kolaborasi lintas provinsi dengan fokus pada peningkatan literasi digital mahasiswa melalui pemanfaatan aplikasi Canva.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat–Sabtu, 3–4 April 2026, secara virtual melalui platform Zoom Meeting Cloud. Program ini melibatkan tiga kampus dari dua provinsi, yaitu UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Institut Agama Islam Sumatera Barat (IAI Sumbar) Pariaman, serta STAIN Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Ketua pelaksana kegiatan, Wisda Rahmadinur, S.Psi., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa—khususnya dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI)—dengan keterampilan literasi digital dan kemampuan mendesain media pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
“Di era digital saat ini, seorang guru tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga harus kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran agar menarik dan tidak membosankan bagi siswa,” ujarnya.
Acara yang dipandu oleh MC Melda Delvia, M.Pd ini berlangsung dengan lancar dan interaktif. Dalam sesi inti, peserta mendapatkan dua materi utama dari para narasumber berkompeten.
Pemateri pertama, Edriagus Saputra, S.Th.I., M.Ag, dosen STAIN Mandailing Natal, mengangkat tema “Peran Literasi dan Media Canva dalam Pembuatan Media Pembelajaran yang Menarik”. Ia menekankan pentingnya integrasi literasi digital dalam proses pembelajaran serta pemanfaatan Canva sebagai solusi praktis dalam menciptakan media ajar yang interaktif.

Sementara itu, pemateri kedua, Mega Adyna Movitaria, M.Pd, dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, memberikan pemahaman lebih mendalam tentang teknik penggunaan Canva dalam mendesain bahan ajar yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era kontemporer.

Diskusi dipandu oleh moderator Fisa Amanah, M.Psi, yang berhasil menghidupkan suasana interaksi antara narasumber dan peserta. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung.

Sebanyak 112 mahasiswa dari ketiga kampus turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga wawasan praktis dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi mampu menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan calon guru masa depan yang profesional, adaptif, dan memiliki soft skill yang unggul.


Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan diakhiri dengan foto bersama secara virtual, menandai suksesnya kegiatan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Ayooo Semangat STAIN menuju IAIN (Tim Humas)